Ini Alasan Motor Listrik yang Dipakai Presiden Jokowi Cuma Ada di Papua

0
I OtomoTrends.com, Jakarta. Selain naik chopper, Presiden Joko Widodo juga naik motor listrik di Agats, Kabupaten Asmat, Papua. Mengendarai sepeda motor tampaknya menjadi hobi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat blusukan ke Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Presiden Joko Widodo menggunakan motor listrik sambil memboncengkan istrinya, Iriana.

Bahkan, mereka rela hujan-hujanan naik motor listrik berduaan. Tampak Presiden Joko Widodo menggunakan skuter listrik berkelir merah. Di bagian depan motor terpampang pelat nomor RI 1. Ternyata motor listrik yang digunakan Presiden Joko Widodo adalah skuter listrik dari WIM Motor. WIM Motor sendiri adalah produk motor listrik dari WIM Cycle. Motor listrik yang digunakan Presiden Joko Widodo adalah WIM Motor Zero 8i. WIM Motor Zero 8i menggunakan motor listrik 48 volt 1.000 watt.

Motor itu menggendong baterai 48 volt 20 Ampere hour. Motor listrik tersebut bisa menjangkau jarak 50 sampai 80 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Waktu pengisian baterainya sampai delapan jam. Sementara itu, masyarakat di Asmat memang sudah terbiasa menggunakan motor listrik.

Bahkan hampir 100 persen motor adalah motor listrik. Listrik di Asmat tak hanya untuk penerangan, tapi juga pengisian motor listrik. Asmat adalah satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang warganya memakai motor listrik. Motor listrik ini biasa disebut warga dengan motor cas.

Motor listrik tidak mengeluarkan emisi. Inilah alasan paling bijak untuk tidak menggunakan kendaraan dengan BBM. Orang Asmat juga pakai motor listrik karena anti polusi udara. PLN menyediakan lokasi pengisian listrik di kota Agats. SPLU ini dapat mengisi listrik sepeda motor hanya dengan uang Rp 5.000.

Baca Juga: Alasan Harga Avanza dan Xenia Bekas Terjun Bebas

Pemilik kendaraan bisa membeli pulsa listrik dengan harga Rp 5.000 kemudian melakukan pengisian di SPLU yang telah tersedia. Namun, motor itu hanya dijajakan di Papua, terutama di Agats. Untuk segmen watts yang besar, hanya laku di sana. Di Jawa maupun pulau lain, watt besar tidak begitu populer. Besar watt berbanding lurus dengan harga. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Enjoy with otomotif part! Penulis dalam media otomotif online Indonesia. Safety ride anytime & anywhere! Jangan ngebut dan hargai sesama pengguna jalan, LOVE!

Leave A Reply