Begini Teknik Pengereman Motor untuk Hindari Kecelakaan

0
B OtomoTrends.com, Jakarta. Tidak semua orang mahir mengendalikan sepeda motor. Namun yang lebih penting sebenarnya bukan soal bermanuver, tetapi justru hal-hal sederhana seperti teknik mengerem. Banyak yang asal mengerem untuk mengurangi kecepatan atau berhenti, padahal untuk mengerem secara aman ada teorinya. Sebenarnya mengerem yang benar-benar efektif adalah menggunakan secara bersamaan antara rem depan dan belakang, bukan mengoptimalkan salah satu.

Kendaraan roda dua punya resiko lebih besar untuk terjatuh dan mengakibatkan cedera. Teknik pengereman perlu diperhatian, selain permukaan jalan yang beragam. Ada tiga macam cara pengereman yang baik dan benar. Threshold atau diperas, lalu yang telan (tarik) lepas berkali-kali namanya pulse, dan pengereman sehari-hari Easy & squeeze atau disebut juga stop and go secara gradual atau halus. Untuk teknik threshold cukup sulit dilakukan, karena dibutuhkan akurasi yang baik, karena jika tidak dapat berakibat pengereman yang terkunci.

Kalau roda dua rata-rata jika alas yang licin, lingkungan yang padat kendaraan serta kekencangan menarik rem, dapat mengunci ban depan dan berakibat jatuh. Supaya tidak terkunci caranya dengan tekanan rem depan 60 persen dan belakang 40 persen secara bersamaan. Teknik pengereman tarik-lepas atau pulse, lebih mudah dibanding threshold. Bisa lebih mudah penerapannya, karena lebih bisa mengatur jarak berhenti. Kedua teknik tersebut merupakan jenis teknik pengereman dadakan.

Baca Juga: Dengan Rp110 Juta Bisa Beli Mobil Baru atau Mobil Bekas

Sementara untuk teknik pengereman yang biasa saja disebut Easy & Squeeze atau disebut juga stop and go. Pengereman secara halus tidak pada kondisi tiba-tiba harus ngerem. Ke tiga teknik pengereman tersebut layak dan dapat dipraktikan atau dilakukan oleh pengendara. Namun setidaknya, pengendara perlu tahu, karena kondisi jalanan yang beragam, untuk menghindari resiko kecelakaan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Enjoy with otomotif part! Penulis dalam media otomotif online Indonesia. Safety ride anytime & anywhere! Jangan ngebut dan hargai sesama pengguna jalan, LOVE!

Leave A Reply