Ini Syarat Mobil Listrik Rilis Bulan Depan

0
I OtomoTrends.com, Jakarta. Kendaraan bermotor yang masih mengandalkan mesin bakar tentunya menyumbang emisi ke udara. Tak heran, untuk menekan angka emisi di Ibu Kota, Pemprov DKI Jakarta melakukan pembatasan kendaraan bermotor khususnya mobil pribadi dengan skema ganjil genap. Pembatasan kendaraan ganjil genap itu kini diperluas menjadi 25 rute yang sebelumnya hanya 9 rute.

Kendaraan listrik saat ini mungkin dibutuhkan untuk menekan polusi udara. Soalnya, mobil listrik tak lagi memiliki emisi gas buang karena tak ada proses pembakaran seperti pada kendaraan konvensional. Bicara kendaraan listrik, sebenarnya tak cuma ada mobil listrik sepenuhnya. Soal elektrifikasi kendaraan, setidaknya ada empat jenis kendaraan yang diklaim lebih ramah lingkungan. Keempatnya adalah mobil hybrid yang menggabungkan mesin bakar dan motor listrik, plug-in hybrid yang masih mengombinasikan mesin bakar dan motor listrik tapi bisa dicolok untuk diisi ulang baterainya, mobil listrik sepenuhnya yang tak lagi bergantung kepada mesin bakar, sertai mobil fuel cell yang menggunakan bahan bakar seperti hidrogen. Namun, ada beberapa kendaraan bermotor yang tetap boleh melintas di pembatasan ganjil genap tersebut. Salah satunya adalah kendaraan berpenggerak listrik. Setelah Kementerian Perindustrian yang membocorkan soal Perpres aturan mobil listrik.

Kini giliran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang membocorkan bagaimana aturan ini akan berbunyi. Dikatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) untuk pengujian kendaraan listrik. Aturan ini mengatur tata cara pengujian kendaraan listrik sebagai syarat layak jalan. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi mengatakan, aturan ini berisi tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor dengan Motor Penggerak Menggunakan Motor Listrik.

Aturan ini akan terbit paling lambat September. Budi menjelaskan, rancangan peraturan menteri ini prosesnya tinggal sedikit lagi. Dalam waktu seminggu ke depan pihaknya akan menyelesaikan apa yang dirasa kurang di Kemenkumham. Setelah harmonisasi di Kemenkumham beres, maka rancangan Permenhub tersebut tinggal ditandatangani oleh Menteri Perhubungan.

Peraturan ini dibuat sebagai pedoman dalam pengujian tipe kendaraan bermotor dengan penggerak listrik. Dalam bocoran Permenhub tersebut, aturan ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum terhadap pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor listrik, memberikan jaminan keselamatan secara teknis terhadap penggunaan kendaraan bermotor listrik di jalan.

Baca Juga: Tips Moles Mobil Sendiri? Begini Caranya

Berikutnya untuk mendukung terwujudnya kelestarian lingkungan dari kemungkinan pencemaran yang diakibatkan oleh penggunaan kendaraan bermotor listrik di jalan, serta memberikan pelayanan umum kepada masyarakat. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Enjoy with otomotif part! Penulis dalam media otomotif online Indonesia. Safety ride anytime & anywhere! Jangan ngebut dan hargai sesama pengguna jalan, LOVE!

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.