Denda Rp 2 Juta, Mobil Tanpa Garasi di Depok

0
D OtomoTrends.com, Jakarta. Sebelumnya, Perda terkait pemilik mobil di Depok wajib memiliki garasi telah disahkan. Kadishub Depok menyebut, pelanggar Perda bakal didenda Rp 2 juta. Bagi pemilik kendaraan pribadi yang tidak mempunyai garasi di Kota Depok bersiap-siap akan dikenakan denda maksimal Rp 20 juta.

Sebab revisi Perda Nomor 2 tahun 2012 itu mengatur tentang kepemilikan garasi bagi pemilik mobil di Kota Depok sudah disahkan DPRD Kota Depok. Perda ini diusulkan oleh Pemkot Depok tahun 2019 lalu menyusul maraknya pemilik mobil pribadi yang memanfaatkan fasilitas umum seperti jalan warga, taman dan fasilitas umum lainnya jadi tempat parkir mobil. Karena mereka tidak memiliki garasi sendiri. Perlu diluruskan bahwa (yang disahkan) bukan Perda Garasi tapi Perda Penyelenggaraan Bidang Perhubungan, salah satu pasalnya mengatur tentang garasi, di mana setiap orang atau badan wajib memiliki garasi, baik milik sendiri, sewa menyewa atau garasi bersama.

Pemerintah Kota Depok menerapkan peraturan denda Rp 2 juta bagi pemilik mobil yang tidak mempunyai garasi. DPRD Kota Depok telah mengesahkan aturan kepemilikan garasi bagi warganya. Dalam aturan itu warga kota belimbing yang punya mobil namun tidak memiliki garasi dapat diganjar denda Rp2 juta. Aturan berlaku buat pemilik mobil yang nekat memarkirkan kendaraannya di fasilitas umum sehingga mengganggu warga lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana mengatakan aturan tersebut disahkan melalui sidang paripurna pada 8 Januari 2020. Aturan bakal diimplementasikan dua tahun mendatang yang artinya pada 8 Januari 2022. Aturan tentang garasi tertuang pada revisi Peraturan Daerah Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan. Pada revisi itu dimasukkan Pasal 34 A yang memuat tentang garasi.

Poin pertama isinya setiap orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi. Poin kedua menjelaskan tentang menguasai atau memiliki garasi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 yaitu milik sendiri, sewa, atau milik bersama. Poin ketiga yaitu ketentuan lebih lanjut soal penguasaan atau kepemilikan garasi bakal diatur melalui Peraturan Walikota Depok.

Baca Juga: Mobil Terlaris Paling Banyak Dibeli di Indonesia

Sanksi kepada yang melanggar ditetapkan pada Pasal 34B yang isinya, pertama, pelanggaran terhadap pemenuhan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 A dikenakan sanksi administratif. Kedua, sanksi sebagaimana dimaksud yaitu peringatan tertulis dan sanksi administratif. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Enjoy with otomotif part! Penulis dalam media otomotif online Indonesia. Safety ride anytime & anywhere! Jangan ngebut dan hargai sesama pengguna jalan, LOVE!

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.