Alasan Lampu Strobo di Mobil Anies Baswedan Dicopot Karena Langgar Peraturan

0
A OtomoTrends.com, Jakarta. Meski razia rotator dan sirine sudah sering namun masih ada saja pengendara yang bandel memasangnya di mobilnya. Alhasil beberapa orang ditangkap dan ditilang oleh polisi. Sebelum ditilang, polisi mengecek kelengkapan surat-surat izin mengemudikan mobil yang dimiliki pengendara ini. Pemasangan lampu strobo atau lampu isyarat rotator tidak boleh sembarangan dilakukan.

Bahkan mobil pribadi milik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus dicopot strobonya agar tidak melanggar Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Kendaraan Toyota Innova hitam tersebut sebelumnya dipasangi empat lampu berwarna biru, yang dalam undang-undang hanya boleh diperuntukkan bagi mobil kepolisian.

Sebuah sirine juga dilepaskan dari mobil tersebut, untuk mentaati peraturan yang ada. Polisi mengapresiasi inisiatif Gubernur Anies yang sudah mencopot sendiri strobo dan sirine yang sebelumnya dipasang di kendaraan pribadinya.

Pihak kepolisian belum sempat menegur atau menilang. Bahkan mobil dinas plat merah sekalipun tak sembarangan memasang strobo, karena sudah diatur dalam Pasal 59 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ. Pada pasal tersebut diatur, strobo biru dan sirine hanya boleh dipasang untuk kendaraan bermotor petugas Polri.

Baca Juga: Daftar Kewajiban Pengemudi Taksi Online Versi Kemenhub

Strobo merah dan sirine pada kendaraan bermotor tahanan, pengawalan TNI, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue dan jenazah.  Kemudian warna kuning tanpa sirene untuk patroli jalan tol, pengawas sarana prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan angkutan barang khusus. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Enjoy with otomotif part! Penulis dalam media otomotif online Indonesia. Safety ride anytime & anywhere! Jangan ngebut dan hargai sesama pengguna jalan, LOVE!

Leave A Reply